sutopo Gondes Motovlog adalah blogger dan motovlogger yang suka menulis dan ngedit video.

Cara Setting CO Motor Injeksi

3 min read

Salam Gas dor det det det wkwkkw ketmu lagi sama mimin knalpotracing.co.id kali ini mimin mau sharing mengenai bagaimana cara setting co untuk motor injeksi khususnya buat mas bro yang pengen tenaganya lebih ngisi ,knalpot racing yang dipasang biar tidak brebet atau nembak nembak lagi , so yang penasaran baca terus tulisannya dibawah ini ya .

Umumnya orang melakukan setting co di karenakan mengganti knalpot standard dengan menggunakan knalpot racing, agar settingan mesin lebih basah sehingga tenaga lebih ngisi dan masih banyak lagi. Lalu untuk motor apa saja yang bisa di setting co …? hampir semua motor injeksi saat ini sudah bisa di setting co , untuk motor honda namanya bukan setting co tapi atitude mode ada 4 step yang bisa di pilih sesuai dengan kebutuhanmu,sedangkan untuk motor suzuki itu di bagian TB (throttle body ) cukup di puter menggunakan obeng dan untuk motor kawasaki beberapa ada yang tidak bisa di setting conya.

Oiya untuk motor yamaha juga tidak semuanya bisa di setting co contohnya motor New vixion R , R15 v3 (data ini kemaren saya tahu dari mekanik yamaha sendiri bilang kalau motor tersebut tidak bisa di setting co ) tapi kurang tahu apakah semua bengkel yamaha tidak bisa setting co atau hanya beberapa saja dikarenakan tidak punya alat untuk setting conya (saya kurang begitu paham) nanti kalau ada info saya update lagi..?

Oiya satu lagi untuk motor gsx series juga tidak bisa di setel pasokan bbmnya jadi solusinya untuk motor yang tidak bisa di setel pasokan bbm ke ruang bakar yaitu dengan mengganti ECU Racing. Untuk pabrikan motor merek honda , yamaha , suzuki , dan kawasaki untuk standardnya itu biasanya udah di setel untuk pasokan bbm ke ruang bakarnya sesuai dengan riset mereka dengan kebutuhan setiap mesin motor yang mereka buat dan dengan spek knalpot standard ori yang mereka buat. Tapi berhubung knalpot yang digunakan udah tidak standard ,misalnya mengganti knalpot racing tentunya hal ini settingan pasokan bbm yang dibutuhkan mesin motor jadi berkurang , untuk itu di perlukannya setting co /attitude mode (agak di boroskan sedikit bbmnya yang masuk ke ruang bakar) tujuannya agar si mesin lebih maksimal.

Alasan Sesesorang mensetting co /atitude mode / ganti ecu racing antara lain sebagai berikut ini :

Ok kita bahas dulu untuk alasan seseorang melakukan setting co yaa , nanti di lanjut kenapa juga harus ganti ecu racing karena saling terkait satu sama lain jadi kita bahas sekalian aja hehe

  • Orang melakukan setting co khususnya motor yamaha biasanya knalpotnya sudah diganti tidak standard alias menggunakan knalpot racing jadi tujuannya biar knalpot yang di pasang tidak nembak2 atau mbrebet.
  • Ingin settingan basah , tujuanya yaitu biar si motor lebih bertenaga dan enak di pakai buat di sentek2
  • Lingkungan tempat tinggal yang  cenderung dingin ,maka perlu melakukan setting co
  • Ingin merasakan gimana memiliki motor 250 cc atau motor boros maka bisa di naikan setelan conya

Selanjutnya yaitu mengganti ECU Racing

  • Penggantian ECU racing biasanya ingin menambah top speed motor , karena batas limit rpm bisa di setel
  • ECU racing bisa berfungsi untuk mengatur debit bensin ke ruang bakar agar lebih maksimal
  • Menyetel batas rpm mesin motor
  • Setel pengapian
  • Setting TPS
  • Dan masih banyak lagi mapping yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan motormu.

Untuk penggantian ECU racing biasanya di lakukan apabila motor sudah di modif seperti bore up, tune up , porting polish, ubahan master came ,knalpot racing dan lain sebagainya.

Penggunaan ECU Standard itu debit bensin yang masuk ke ruang bakar dan timing pengapian tidak bisa di sesuaikan (tidak bisa di setting) jadi ya mau tidak mau harus ganti ecu racing

Cara Setting CO Motor Yamaha Pake Alat FI Diagnostic Tools

Untuk cara settingnya tentunya mas bro harus pergi ke bengkel yamaha terdekat di kota mas bro atau bisa juga ke bengkel umum tapi di cek terlabih dahulu apakah mereka memiliki alat FI diagnostic tool tersebut karena tidak semua bengkel mimiliki alat dibawah ini , untuk penampakan alat tersebut bisa dilihat dibawah ini

Alat Fi diagnostic tool adalah alat yang digunakan untuk mendiagnosa atau memeriksa kondisi kerja komponen fuel injection ,kerusakan yang terjadi pada sistem FI maka dapat terbaca oleh alat ini dengan kode angka dan dapat dilihat dari display layar FI diagnostic tools tersbut.

Ada 3 mode fungsi dalam menggunakan Fi Diagnostic Tools :

  1. Mode normal
  2. Mode Diagnosa
  3. Mode Penyetelan CO

Alat tersebut juga bisa dimiliki siapa aja kok , untuk harganya sendiri alat tersebut di banderol dengan harga sekitar 2 jutaan. Untuk menggunakan alat ini yaitu cukup colokkan kabel yang terdiri dari 3 warna yaitu merah , hijau dan hitam .Berikut ini untuk detailnya:

Cara memasang Fi Diagnostic tools

Untuk pemasangannya sendiri cukup mudah yaitu dengan menghubungkan soket kabel dari ECU dengan soket FI diagnostic tool , lalu hubungkan juga ke Aki , untuk lebih detailnya bisa cek gambar dibawah ini

Cara Menggunakan Alat FI diagnostic Tools Untuk Penyetelan CO

Adapun cara menggunakan mode penyetelan CO yang diantaranya yaitu:

  • Hubungkan kabel Alat FI diagnostic ke motor dan juga aki
  • Jika sudah terhubung maka bisa hidupkan kontak /Nyalankan motornya
  • Selanjutnya Tekan dan tahan tombol “MODE”
  • Lalu Tekan tombol “UP” dan pilih mode “CO”.
  • Setelan memilih “CO” tekan tombol “MODE”.
  • Hidupkan mesin.
  • Kita bisa menyetel CO dengan menekan tombol “UP” atau “DOWN”. “UP” berarti menambahkan 1step dan “DOWN” berarti mengurangi 1 step, 1 step yaitu 0.05 cc,
  • jika kita menaikan 3 step “+3” berarti bahan bakar yang masuk ditambah 0.15 cc “akan sedikit lebih boros  0,15 cc” begitu juga sebaliknya.

Lihat gambar dibawah ini :

Untuk melakukan seting co harus kunci kontak posisi ON atau menyala , kemudian pastikan jangan salah menghubungkan kabel + dan – nya nanti tinggal pilih mode aaja , habis itu untuk menaikan CO tekan UP sampai kira2 suara nembak pada knalpot berkurang. Nah jika tidak mau repot2 maka bisa langsung ke bengkel resmi yamaha , hanya cukup membayar 5000- 20.000 sudah beres . Untuk detailnya mas bro bisa cek video dibawah ini untuk settingan co

Efek Dampak Setting CO pada motor Injeksi

Menurut Riswandi, Manager Education-Service, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia “YMKI”  efek yang terjadi jika setting co di tambah +6 atau +10 maka yang terjadi bensin agak sedikit lebih boros tapi tenaga motor lebih ngisi dan bertambah dibandingkan tidak setting co.

Pengalaman mimin pribadi selama menggunakan motor yamaha new vixion atau yamaha mx king yang tak setel co +4 dan + 10 emang kerasa banget bedanya ,motor jadi lebih ngisi , tarikannya lebih enteng apa lagi pake knalpot racing dan koak filter udaranya behh enak banget motor e jadinya. Penasaran..? Cobain aja dan rasakan sensasinya.

Coak Tutup Filter Udara MX King

sutopo Gondes Motovlog adalah blogger dan motovlogger yang suka menulis dan ngedit video.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ORDER VIA WHATSAPP